Jumat, 07 Maret 2014

(Fauna) : The Mysterious Plaintive Cuckoo a.k.a Cungcuing/Cicucurit





<a href="url gambar"><img alt="gambar burung cungcuing cicucurit" src="urlgambar" title="gambar burung cungcuing cicucurit" />

Setiap orang yang pernah tinggal di pedesaan, dan juga mungkin perkotaan, pasti pernah mendengar suara burung yang sering dibilang orang sebagai penanda kematian. Sebagai orang yang tumbuh di daerah pedesaan dan amat sering mendengar burung tersebut berbunyi, bahkan pada-saat-saat tertentu bunyinya terasa sangat dekat, saya akhirnya penasaran dengan bentuk burung tersebut dan dengan pernyataan atau mitos yang melekat padanya.

Saya tidak semerta-merta percaya akan stigma yang melekat pada burung tersebut. Setelah mencari-cari, saya tidak puas dengan penjelasan yang dipaparkan dari berbagai sumber. Selain bahwa burung tersebut tidak memiliki sarang sendiri dan menitipkan telur pada sarang burung lain yang lebih kecil, mereka hanya menjelaskan mengenai bentuk fisik, penamaan, dan daerah penyebaran burung tersebut tanpa memberitahu lebih banyak tentang yang selama ini selalu jadi pertanyaan kita. Apa makna dari siulan burung tersebut yang mendayu-dayu dan terdengar sedih itu? Apakah mereka memang memiliki indra yang tajam sekali sehingga dapat mendeteksi bahaya? Ataukah siulan itu dilakukan saat musim kawin? Atau apakah mereka bersiul untuk merayakan sesuatu? Ataukah hanya untuk berkomunikasi atau memanggil teman sespesiesnya? Ataukah ia bersiul hanya untuk membersihkan paru-paru dan pundi-pundi udaranya? Semoga ada yang bisa menjelaskan itu suatu hari nanti.


1 komentar:

  1. Aa Odoy pernah nanya ttg burung ini ke aku Tih, waktu lg makan disana... jd penasaran juga sbnrnya, krn bukan hanya disini... kami di sulawesi pun ada mitos ttg burung itu hehehe

    BalasHapus